Hacker

Hacker menurut Eric Steven Raymond (ESR) dalam “How To Become A Hacker ” yang mengacu pada Jargon File didefinisikan sebagai orang yang pandai dalam hal teknis, menyenangi pemecahan masalah, dan dapat melebihi/mengatasi batasan. Sebaliknya Cracker disebut dengan orang yang membobol sistem komputer atau telepon (phreaking ). Ada pula yang menambahkan kategori Abu-Abu atau Grey untuk orang-orang yang melakukan atau mempelajari Cracking dengan tujuan agar mereka mengetahui bagaimana seorang Cracker membobol sebuah sistem komputer atau memecahkan proteksi dalam perangkat lunak, baik itu untuk memproteksi sistem miliknya, hanya sebagai studi, keinginan mencari tahu, atau yang lainnya.

 

Jadi hacker dapat didefinisikan sebagai “tukang ngoprek”. Seseoang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system,komputer, atau jaringan komputer Tidak ada konotasi negatif atau positif. Hacker bisa hardware dan/atau software.

 

hack [secara umum]

1. Pekerjaan yang dilakukan secara cepat dan berhasil, walau tidak sempurna

2. Suatu hal Mustahil, dan mungkin menghabiskan banyak waktu tetapi menghasilkan yang diinginkan

3. Untuk membuktikan baik secara emosional ataupun fisik bahwa ini bisa dilakukan

4. Mengerjakan sesuatu secara bersungguh-sungguh, dengan ketelitian yang tinggi

5. Berinteraksi dengan komputer dalam bermain dan bereksplorasi

6. kependekan dari hacker

 

hacker [aslinya, seseorang yang membuat kerajinan dengan kapak]

1. Seseorang yang sangat senang mengeksplorasi suatu program dari suatu system untuk untuk mengetahui batas kemampuannya, dengan mengunakan cara-cara dasar yang akan digunakan oleh orang yang tidak mengerti dan mengetahui bagaimana program itu dibuat dan dengan pengetahuan minimum terhadap program.

2. Seseorang yang sangat antusias dalam membuat program, dan lebih menikmati membuat program dibandingkan berteori tentang program tersebut.

3. Seseorang yang mampu melakukan "hack"

4. Seseorang yang sangat baik dalam memprogram

5. Ahli pemrograman, atau sering melakukan pekerjaan dengan program itu

6. Ahli yang tertarik dengan semua hal, contoh hacker di bidang astronomy.

7. Seseeorang yang senang dengan tantangan intelektual dengan ide kreatif

8. Seseorang yang secara sembunyi-sembunyi berusaha menemukan informasi

9. Penting dengan cara menjelajah, lebih sering di sebut sebagai cracker.


 

Etika Hacker

1. Kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah suatu hal yang sangat baik dan berguna,dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang "open-source" dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakan peralatan pendukung apabila memungkinkan.

2. Keyakinan bahwa "system-cracking" untuk kesenangan dan eksplorasi sesuai dengan etika adalah tidak apa-apa [OK]selama seorang hacker, cracker tetap komitmen tidak mencuri, merusak dan melanggar batas2 kerahasiaan.

 

"Yang menarik, ternyata dalam dunia hacker terjadi strata-strata (tingkatan)yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kepiawaiannya, bukan karena umur atau senioritasnya. Saya yakin tidak semua orang setuju dengan derajat yang akan dijelaskan disini, karena ada kesan arogan terutama pada level yang tinggi. Untuk memperoleh pengakuan/derajat, seorang hacker harus mampu membuat program untuk eksploit kelemahan sistem, menulis tutorial (artikel), aktif diskusi di mailing list, membuat situs web dsb."

 

Hirarki Hacker

Mungkin agak terlalu kasar jika di sebut hirarki/tingkatan hacker; saya yakin istilah ini tidak sepenuhnya bisa di terima oleh masyarakat hacker. Oleh karenanya saya meminta maaf sebelumnya. Secara umum yang paling tinggi (suhu) hacker sering di sebut ‘Elite’; di Indonesia mungkin lebih sering di sebut ‘suhu’.Sedangkan, di ujung lain derajat hacker dikenal ‘wanna-be’ hacker atau dikenal sebagai ‘Lamers’.

 

Elite :

1. Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan.

2. Mereka mengerti sistemoperasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global.

3. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami,

4. mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan tepat.

5. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

 

Semi Elite:

Hacker ini biasanya lebih muda daripada Elite.Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecilprogram cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.


 

Developed Kiddie:

1. Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda (ABG)&masih sekolah.

2. Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan.

3. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan

4. kemenangan ke lainnya.Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

 

Script Kiddie:

1. Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas.

2. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI.

3. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna internet.

 

Lamer:

1. Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan yang ingin menjadi hacker wanna-be hacker).

2. Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang hacker & ingin seperti itu.

3. Penggunaan komputer mereka terutama untuk main game,IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit.

4. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS.

5. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

 

Etika & Aturan main Hacker

1. Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.

2. Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan/lubang di keamanan yang anda lihat.

3. Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.

4. Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.

5. Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh

6. Selalu mengetahui kemampuan sendiri.

7. Selalu bersedia untuk secara terbuka/bebas/gratis memberitahukan& mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.

8. Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.

9. Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan

10.Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack

11.Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri. Jelas dari Etika & Aturan main Hacker di atas, terlihat jelas sangat tida mungkin seorang hacker betulan akan membuat kerusakan di komputer.

 

Motif pengrusakan/penyusupan berbasis politik, ekonomi & ketenaran.

Secara garis besar, dapat diklasifikasikan menjadi :

1.Probe

2.Scan

3.Account Compromize

4.Root Compromize

5.Packet Sniffer

6.Denial Of Service (DoS)

7.Exploitation Of Trust

8.Malicious Code

9.Infrastructure Attacks

 

1. Probe : Usaha yang tak lazim untuk memperoleh akses ke dalam suatu sistem/untuk menemukan informasi tentang sistem tersebut. Dapat dianalogikan sebagai usaha untuk memasuki sebuah ruangan dengan mencoba-coba apakah pintunya terkunci atau tidak

 

2. Scan : kegiatan probe dalam jumlah besar dengan menggunakan tool secara otomatis. Tool tersebut secara otomatis dapat mengetahui port-port yang terbuka pada host lokal/host remote, IP address yang aktif bahkan bisa untuk mengetahui sistem operasi yang digunakan pada host yang dituju

 

3. Account Compromise : penggunaan account sebuah komputer secara ilegal oleh seseorang yang bukan pemilik account tersebut. Account Compromise dapat mengakibatkan korban mengalami kehilangan atau kerusakan data.

 

4. Root Compromise : mirip dengan account compromise, dengan perbedaan account yang digunakan secara ilegal adalah account yang mempunyai privelege sebagai administrator sistem. Akibat yang ditimbulkan bisa mengubah kinerja sistem, menjalankan program yang tidak sah

 

5. Packet Sniffer : program yang dapat digunakan untuk menyadap data & informasi melalui jaringan komputer. Di tangan seorang admin, program sniffer sangat bermanfaat untuk mencari (debug) kesalahan jaringan/memantau adanya serangan. Mode promiscuous “mendengar” semua traffic yang sedang berjalan

 

6. Denial of Service (Dos ) merupakan sebuah usaha (dalam bentuk serangan) untuk melumpuhkan sistem yang dijadikan target sehingga sistem tersebut tidak dapat menyediakan servis-servisnya atau tingkat servis menurun dengan drastis. Sistem yang diserang dapat menjadi “bengong” (hang, crash), turun kinerjanya (beban CPU tinggi)

 

7. Eksploitasi Terhadap kepercayaan : pemerolehan akses komputer secara legal dengan memanfaatkan identitas yang samaran

 

8. Malicious Code : suatu program yang bila dieksekusi akan menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan di dalam user, yang termasuk malicious code : trojan horse, virus & worm.Worm : program yang dapat menduplikasi diri dan menyebar tanpa intervensi manusia setelah program tersebut dijalankanTrojan Horse : program yang disisipkn tanpa pengetahuan si pemilik komputer, dapat dikendalikan dari jarak jauh & memakai timer

 

Banyak orang sekarang sudah mengistilahkan Hacker dengan seseorang yang jahat, suka merusak, dan lain-lain. Sebenarnya tidak, Hacker adalah pembangun sedangkan Cracker adalah perusak. Seperti yang disebut oleh ESR dalam tulisannya yang sama:

 

The basic difference is this: hackers build things, crackers break them

 

 

(sumber : diambil , dan diedit berdasarkan tulisan : Onno w. Purbo)

http://jogja.linux.or.id)

Iklan